Tentang Malang

Kota Malang adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Kota yang berpenduduk 820.243 (2010) ini berada di dataran tinggi yang cukup sejuk..

Universitas Muhammadiyah Malang

UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) yang berdiri tahun 1964 berlokasi di Malang, Jawa Timur, sekitar 98 km di sebelah selatan Surabaya. Malang merupakan daerah pegunungan..

Informasi Teknologi

Tidak pernah tahu kapan terjadinya perubahan teknologi saat ini yang semakin kencang, yang terlihat tak habis-habinya. Bayangkan banyak pembaharuan-pembaharuan yang terjadi akibat teknologi..

Minggu, 16 Oktober 2016

Deep Packet Inspection (DPI) : Privasi dan Pelanggaran Hak Asasi Komunikasi

            Secara umum, internet pada zaman dulu hanya digunakan oleh sebagian kelompok saja seperti militer, sekolah, tempat kerja,dll. Pada tahun 90-an pengenalan World Wide Web semakin mempercepat pengenalan tentang internet. Pada dekade berikutnya internet menjadi arena politik utama di mana sebagian isinya diciptakan oleh pengguna individu dan beberapa orang lain oleh kelompok-kelompok politik dan social. Komersial, social, dan politik memotivasi untuk memanipulasi internet sebagai alat dan teknik yang bertujuan untuk memantau atau memblokir suatu konten tertentu. Dalam paket pemeriksaan (DPI) adalah salah satu teknik yang baru-baru ini menjadi terkenal.

A.    1. DPI dan implementasinya
Suatu paket yang membentuk suatu aliran data di internet, dalam hal ini terbagi menjadi dua bagian , yaitu alamat sumber dan node tujuan dan muatan yang membuat konten. Melanggar “kebisuan” dan “netralitas” dari internet, perangkat lunak DPI dan hardware tidak hanya memeriksa alamat tujuan, tetapi juga memeriksa payload dan alamat pengirim.
            Dalam dunia nyata penggunaan internet digunakan sebagai alat politik dan bisnis, akan tetapi dalam bidang politik rentan menerapkan mekanisme kontrol pada internet. Sebaliknya pada bidang bisnis banyak sekali hal posotif yang dihasilkan, tidak menutup kemungkinan dalam bidang bisnis pun pelanggaran hak asasi komunikasi sering terjad seperti, proses pengelompokan suatu golongan pengguna internet.

B.     2. DPI sebagai teknologi
DPI berakar dalam sistem deteksi intrusi sebelumnya (IDS). Berbeda dengan IDS berbasis host yang memonitor aktivitas seperti sistem log dan modifikasi berkas melalui perangkat lunak agen di host, IDS berbasis jaringan memonitor beberapa host
dan lalu lintas data di antara mereka. Sebuah cara yang umum untuk IDS berbasis jaringan untuk mendeteksi dan kadang-kadang menghalangi kegiatan berbahaya.
            Inspeksi paket "dalam" atau "dangkal." Inspeksi paket dalam, yang kadang-kadang disebut juga inspeksi paket standar, bertujuan untuk mengekstrak hanya alamat IP dari sumber dan tujuan serta negara-negara koneksi tingkat rendah lainnya.
Informasi ini ada di header paket dan tidak memberikan banyak petunjuk tentang aplikasi transit yang biasanya diselenggarakan di payload.
Namun, kebutuhan untuk kesadaran aplikasi hanya bisa puas dengan menganalisis seluruh paket. Ini adalah kompleks proses yang melibatkan pemasangan kembali paket untuk menentukan sumber dan tujuan dari aliran serta aplikasi
diri. Kompleksitas ini diperparah oleh ukuran besar dari data yang mengalir melalui hardware ISP yang mungkin memiliki ratusan ribu pengguna terhubung pada suatu waktu. Karenanya, DPI membutuhkan daya komputasi yang luas yang langsung proporsional dengan kecepatan jaringan. Dalam 7-Layer OSI Model inspeksi paket dangkal terutama didasarkan pada lapisan 2-3 dan kadang-kadang sampai ke lapisan 4. DPI, di sisi lain, beroperasi di semua lapisan dari 2 sampai 7.
DPI membutuhkan daya komputasi yang luas yang berbanding lurus dengan kecepatan jaringan. Dalam model OSI 7-Layer inspeksi paket dangkal terutama didasarkan pada lapisan 2-3 dan kadang-kadang sampai ke lapisan 4. DPI, di sisi lain, beroperasi di semua lapisan dari 2 sampai 7. Beberapa metode untuk jaringan trafic analisis di Internet telah dilamar. Salah satunya adalah pemeriksaan header paket untuk TCP dan nomor port TDP dan pemetaan ke port yang umum digunakan. Sebagai contoh, port 80 biasanya digunakan untuk HTTP dan port 53 adalah untuk DNS. Namun, menentukan aplikasi berdasarkan aturan tersebut semakin semakin tidak dapat diandalkan karena beberapa fakta seperti penggunaan teknik kebingungan termasuk nomor port yang dinamis dan port melompat di beberapa aplikasi. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa hanya 30% -70% dari Internet traffic dapat diidentifikasi dengan pendekatan berbasis port.

C.     3. DPI dan hukum
Mencegat, memodifikasi, meneliti, memblokir, dan menyalin komunikasi data dengan DPI harus berurusan dengan besar jumlah real-time data dalam skala besar pada kedua Internet dan jaringan mobile 3G. Manfaat DPI dengan sehubungan dengan beberapa isu manajemen jaringan seperti jaringan optimasi, keamanan data, perlindungan terhadap serangan jaringan dan data mining yang jelas. Di sisi lain, itu juga jelas bahwa semua inisiatif tersebut terkait dengan komunikasi data membuat DPI merupakan sangat sarana yang cocok untuk melanggar hak-hak dan kebebasan berkomunikasi. Memang, karena alasan ini, DPI telah menjadi Fokus utama dari penyelidikan selama beberapa tahun terakhir oleh pembela hak asasi manusia yang aktif, terutama, pada privasi, sensor internet, netralitas bersih, kebebasan berekspresi dan komunikasi.
Mengenai penggunaan DPI sebagai alat untuk melanggar hak dan kebebasan berkomunikasi, dua aktor utama yang terlibat adalah : perusahaan dan pemerintah. Namun, pelanggaran dilakukan oleh dua pemain ini cukup berbeda di alam. Fakta bahwa DPI adalah mampu untuk memeriksa komunikasi data yang besar secara real time dan profil kebiasaan pengguna internet dan konten konten komunikasi mereka membuatnya sangat menarik untuk serangkaian aplikasi komersial seperti yang ditargetkan iklan dan harga berdasarkan konten. Tapi kemampuan tersebut mudah diperpanjang oleh penggunaan yang luar biasa lainnya: pemantauan komunikasi karyawan perusahaan, pelanggan dan mitra bisnis, massa pengawasan pribadi, spionase industri, volume tinggi pencurian hak cipta, pelanggaran merek dagang, dll Selain itu, DPI dapat digunakan untuk memprioritaskan Data komunikasi untuk kompetisi yang tidak adil. Dan ini dapat lebih lanjut mendorong kecenderungan kompetitif dalam operasi jaringan oleh menurut keuntungan untuk layanan atau jasa tertentu pemberi. Sebagai contoh, sebagian telekomunikasi menggunakan DPI untuk memprioritaskan layanan mereka sendiri (misalnya IPTV) dengan membuat hidup lebih sulit untuk penyedia layanan pesaing. Demikian pula, teknologi ini bahkan dimanfaatkan untuk menghindari hokum dan penggunaan P2P sah. Akibatnya, "netralitas jaringan" Prinsip dirusak.
Karena mencegat mail, sebelum mencapainya receiver, dan pengecekan isinya biasanya dianggap sebagai kejahatan dalam bentuk pelanggaran privasi, dengan cara yang sama, pemeriksaan isi komunikasi data dengan menggunakan DPI pada dasarnya kejahatan, juga. Fakta ini tidak mengubah bahkan jika situasi yang disebut-sebut sebagai "intersepsi sah" oleh beberapa pemerintah. Karena, yang berlaku "hukum" biasanya "local hukum "dan biasanya membantah bahwa pengolahan sensitive Data pribadi memang menghormati hak privasi. Penggunaan DPI bawah "Webwise" Istilah oleh British Telecom, Bicara Bicara dan Virgin Media Phorm, tiga ISP British terbesar sejak 2008 adalah contoh yang baik tentang masalah ini.
Yang paling spektakuler contoh yang menunjukkan penggunaan DPI karena melanggar hak komunikasi adalah inisiatif dari Pemerintah Mesir, yang pertama yang pernah dalam sejarah singkat Internet pada 28 Januari 2011: mulai dari 22,28 (UTC) di 27 Januari 2011, Pemerintah Mesir menutup semua Internet, jaringan selular dan komunikasi berbasis lahan, sehingga mencegah data dan komunikasi suara dibawa ini jaringan! Artinya, segala sesuatu yang lain kecuali komunikasi satelit, sesuatu yang mereka tidak bisa mengendalikan sama sekali. Sampai Internet kembali "disensor" statusnya normal pada 2 Februari 2011, seluruh negeri menjadi sebuah lubang hitam besar di dunia jaringan. Ini adalah sejarah pertama [15]. Diperkenalkan terutama karena dua alasan: pertama, untuk memblokir komunikasi antara pengunjuk rasa dipanaskan jumlah yang diharapkan untuk mencapai jutaan; kedua, untuk mengisolasi Mesir dari sisa dunia dan dengan demikian menikmati kebebasan untuk kecelakaan pemberontakan brutal. Sementara itu, diketahui bahwa Mesir Pemerintah berkolaborasi dengan perusahaan Amerika "Narus Insight ", anak perusahaan Boeing yang juga memiliki kontak dengan Israel dan Pentagon, untuk kedua menutup dari Internet dan memonitor lalu lintas internet dari lawan.

Referensi :
[1] P. Ganley and B. Allgrove, “Net neutrality: A user’s guide,”
Computer Law & Security Report, vol. 22, no. 6, pp. 454
– 463, 2006. [Online]. Available: http://www.sciencedirect.com
/science/article/pii/S0267364906000902
[2] F.-Y. Ling, S.-L. Tang, M. Wu, Y.-X. Li, and H.-Y. Du, “Research on the
net neutrality: The case of Comcast blocking,” in Advanced Computer
Theory and Engineering (ICACTE), 2010 3rd International Conference
on, vol. 5, aug. 2010, pp. V5–488 –V5–491.
[3] L. Christiansen, “Personal privacy and Internet marketing: An
impossible conflict or a marriage made in heaven,” Business Horizons,
vol. In Press, Corrected Proof, pp. –, 2011. [Online]. Available:
http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0007681311000899
[4] A. McStay, “Profiling Phorm: an autopoietic approach to the
audience-as-commodity,” Surveillance & Society, vol. 8, no. 3, pp.
310 – 322, 2011. [Online]. Available: http://www.surveillance-andsociety.org/ojs/index.php/journal/article/viewArticle/phorm
[5] H. Kemmitt, M. Dizon, T. Gastrell, and S. Lewis, “EU
update,” Computer Law & Security Review, vol. 27, no. 1, pp.
86 – 91, 2011. [Online]. Available: http://www.sciencedirect.com/
science/article/pii/S0267364910001822
[6] Z. Chen, Y. Zhang, Z. Chen, and A. Delis, “A digest and
pattern matching-based intrusion detection engine,” The Computer
Journal, vol. 52, no. 6, pp. 699–723, 2009. [Online]. Available:
http://comjnl.oxfordjournals.org/content/52/6/699.abstract
[7] K. Xu, J. Tan, L. Guo, and B. Fang, “Traffic-aware multiple regular
expression matching algorithm for deep packet inspection,” Journal of
Networks, vol. 6, no. 5, pp. 799 – 806, 2011.
[8] A. Madhukar and C. Williamson, “A longitudinal study of P2P
traffic classification,” in Proceedings of the 14th IEEE International
Symposium on Modeling, Analysis, and Simulation. Washington, DC,
USA: IEEE Computer Society, 2006, pp. 179–188. [Online]. Available:
http://dl.acm.org/citation.cfm?id=1157736.1158127
[9] J. Erman, A. Mahanti, and M. Arlitt, “QRP05-4: Internet traffic identification
using machine learning,” in Global Telecommunications Conference,
2006. GLOBECOM ’06. IEEE, 27 2006-dec. 1 2006, pp. 1 –6.
[10] R. Clayton, “The Phorm “webwise” system,” May 18, 2008. [Online].
Available: http://www.cl.cam.ac.uk/ rnc1/080518-phorm.pdf
[11] N. Bohm, “The Phorm “webwise” system - a legal analysis,” April
23, 2008. [Online]. Available: http://www.cl.cam.ac.uk/ rnc1/080518-
phorm.pdf
[12] N. Bohm and J. Harrison, “Profiling web users – some
intellectual property problems,” November 2008. [Online]. Available:
http://www.fipr.org/0811SCLarticle.pdf
[13] T. Berners-Lee, “No snooping,” March 9, 2009. [Online]. Available:
http://www.w3.org/DesignIssues/NoSnooping.html
[14] Federal Communications Commission, “Memorandum opinion
and order,” August 1, 2008. [Online]. Available:
http://hraunfoss.fcc.gov/edocs public /attachmatch/FCC-08-183A1.pdf
[15] J. Cowie, “Egypt leaves the Internet,” January 27, 2011.
[Online]. Available: http://www.renesys.com/blog/2011/01/egypt-leavesthe-internet.shtml
[16] J. Ettinger, “Questions raised about US firm’s role in
Egypt Internet crackdown,” January 28, 2011. [Online].
Available: http://www.freepress.net/press-release/2011/1/28/questionsraised-about-us-firms-role-egypt-internet-crackdown
[17] T. Karr, “One US corporation’s role in Egypt’s
brutal crackdown,” January 28, 2011. [Online]. Available:
http://www.huffingtonpost.com/timothy-karr/one-us-corporationsrole-
b 815281.html
[18] Free Press, “Free Press is calling for Congress to investigate
the use and sale of DPI technology by American companies.
Add your name to our letter now.” February 2011. [Online].
Available: http://act2.freepress.net/sign/dpi/?rd=1&t=6&referring akid
=2263.9178450.Z4wClC
[19] NoDPI. [Online]. Available: https://nodpi.org/
[20] S. Amamou, “Op´eration massive de phishing sur
Gmail en Tunisie,” June 29, 2010. [Online].
Available: http://fr.readwriteweb.com/2010/06/29/nouveautes/oprationmassive-de-phising-sur-gmail-en-tunisie/
[21] F. Epelboin, “Le Deep Packet Inspection : pour
mieux vous (a)servir,” January 12, 2010. [Online].
Available: http://fr.readwriteweb.com/2010/01/12/analyse/deep-packetinspection-censure-filtrage/
[22] tekiano.com, “Tunisie : L’ATCE a censur´e le Net, pas l’ATI !” January
31, 2011. [Online]. Available: http://www.tekiano.com/net/web-2-0/2-7-
3132/tunisie-latce-a-censure-le-net-pas-lati-.html
[23] F. Epelboin, “Manipulation de masse : un Å“il sur l’avenir de la
communication politique dans les r´eseaux,” May 19, 2011. [Online].
Available: http://reflets.info/manipulation-de-masse-un-oeil-sur-lavenirde-la-communication-politique-dans-les-reseaux/
[24] Nawaat.org, “Tunisie : La toile emprisonn´ee,” August 19, 2010.
[Online]. Available: http://nawaat.org/portail/2010/08/19/tunisie-la-toileemprisonnee/
[25] C. Parsons, “Technology and politics in Tunisia and
Iran: Deep packet surveillance,” March 23, 2011. [Online].
Available: http://pactac.net/2011/03/technology-and-politics-in-tunisiaand-iran-deep-packet-surveillance/#more-780
[26] C. Rhoads and L. Chao, “Iran’s web spying aided by western technology,”
June 23, 2009. [Online]. Available: http://online.wsj.com/article/
SB124562668777335653.html#mod=rss whats news us
[27] K. Zetter, “WSJ: Nokia, Siemens help Iran spy
on Internet users,” June 22, 2009. [Online]. Available:
http://www.wired.com/threatlevel/2009/06/wsj-nokia-and-siemenshelp-iran-spy-on-internet-users/
[28] T. Karr, “Helping Iran target Iranians,” July 10, 2009. [Online].
Available: http://www.huffingtonpost.com/timothy-karr/helpingiran-target-irani
b 229369.html
[29] R. Reitman, “Cisco and abuses of human rights in
China: Part 1,” August 22, 2011. [Online]. Available:
https://www.eff.org/deeplinks/2011/08/cisco-and-abuses-humanrights-china-part-1
[30] kitetoa, “De l’´ethique dans les affaires (informatiques),” August
19, 2011. [Online]. Available: http://reflets.info/de-lethique-dans-lesaffaires-informatiques/
[31] bluetouff, “#OpSyria: Web censorship technologies in Syria revealed
[EN],” August 12, 2011. [Online]. Available: http://reflets.info/opsyriaweb-censorship-technologies-in-syria-revealed-en/
[32] Streams of WikiLeaks, “Stop bluecoat.com now #OpSyria #Syria
#emcom,” August 21, 2011. [Online]. Available: http://newsintercom.tumblr.com/post/9187075188
[33] The Register Forum, “Fake certificate attack targets
Facebook users in Syria,” May 6, 2011. [Online].
Available: http://forums.theregister.co.uk/forum/1/2011/05/06/syria fake
certificate facebook attack/
[34] Office of the Privacy Commissioner Of Canada, “DPI:
The future is out there,” 2011. [Online]. Available:
http://dpi.priv.gc.ca/index.php/essays/dpi-the-future-is-out-there/
[35] bluetouff, “Deep Packet Inspection : le DPI qui civilise les
Internets,” June 1, 2011. [Online]. Available: http://reflets.info/deeppacket-inspection-le-dpi-qui-civilise-les-Internets/
[36] ——, “Deep Packet Inspection : retour sur la rencontre avec
le PDG de Qosmos,” February 26, 2011. [Online]. Available:
http://reflets.info/deep-packet-inspection-qosmos-techtoctv/
[37] J. Bamford, The Shadow Factory. New York: First Anchor Books
Edition, 2009.
[38] J. Silver, ““Deep Packet Inspection:” from Iran and China... to America.”
[Online]. Available: http://www.savetheInternet.com/video/31272#
[39] Y. Akdeniz and K. Altıparmak, “Internet: Restricted access - A
critical assessment of Internet content regulation and censorship
in Turkey,” November 2008. [Online]. Available: http://www.cyberrights.org/reports/Internet
restricted colour.pdf
[40] Y. Akdeniz, “Report of the OSCE representative on freedom of the
media on Turkey and Internet censorship,” January 2010. [Online].
Available: http://www.osce.org/documents/rfm/2010/01/42294 en.pdf
[41] S. G¨unec¸ and S. Kuvel, “Sanal suc¸a b¨uy¨uk g¨ozaltı; ˙Internet
Takip Merkezi geliyor,” December 15, 2006. [Online]. Available:
http://www.zaman.com.tr/haber.do?haberno=472009
[42] M. Sakin, “˙Internet Takip Merkezi olsun; ama iletis¸im
¨ozg¨url¨u˘g¨un¨u kısıtlamasın,” December 16, 2006. [Online]. Available:
http://www.zaman.com.tr/haber.do?haberno=472686
[43] G. Ahi, “C¸ ocuk pornosu bahane ˙Internete sans¨ur s¸ahane,”
December 29, 2006. [Online]. Available: http://www.hurriyet.com.tr/eyasam/5693403.asp?gid=54&srid=3099&oid=6&l=1
[44] U. Dolgun, “‘B¨uy¨uk Birader’in ayak sesleri internet sayesinde
daha da g¨uc¸l¨u,” December 28, 2006. [Online]. Available:
http://www.radikal.com.tr/haber.php?haberno=208500
[45] Ozg¨ur Uc¸kan, “ ¨ ˙Internet sans¨ur¨unden, mahremiyet ve
iletis¸im ¨ozg¨url¨u˘g¨u ihlaline,” August 24-30, 2009. [Online].
Available: http://ozguruckanzone.blogspot.com/2009/08/oyunun-kuralInternet-sansurunden.html
[46] ——, “C¸ ocuk istismarından Internet istismarına
T¨urkiye,” August 2009. [Online]. Available:
http://www.ozguruckan.com/kategori/politika/22243/cocukistismarindan-Internet-istismarina-turkiye
[47] Y. Akdeniz, “OSCE Report on Freedom of Expression on the Internet:
Study of legal provisions and practices related to freedom of expression,
the free flow of information and media pluralism on the Internet in
OSCE participating States, The report has been commissioned by the
Office of the OSCE Representative on Freedom of the Media,” p. 26.
[Online]. Available: http://www.osce.org/fom/80723
[48] Ozg¨ur Uc¸kan, “22 A˘gustos: T¨urkiye ¨ ˙Internetinin kara deli˘gi,” July
2011. [Online]. Available: http://www.gennaration.com.tr/yazarlar/22-
agustos-turkiye-internetinin-kara-deligi/
[49] Alternative Informatics Association, “Ongoing mandatory filtering
imposed by the State: Misleading strategy about safe
Internet use in Turkey,” August 6, 2011. [Online]. Available:
http://yenimedya.wordpress.com/2011/08/07/1775/
[50] I. Oz, “Prof. Binark: G¨uvenli internet adıyla kamuoyu yanılt ¨ ılıyor!”
August 27, 2011. [Online]. Available: http://www.t24.com.tr/profbinark-guvenli-internet-adiyla-kamuoyu-yani/haber/165071.aspx
[51] K. Altıparmak and Y. Akdeniz, “Zorunlu de˘gil ama sorunlu
filtreleme,” August 15, 2011. [Online]. Available: http://privacy.cyberrights.org.tr/?p=1480
[52] Teknopolitika, “Mustafa Akg¨ul’le ‘22 A˘gustos sonrası ve Internette
sans¨ur’ ¨uzerine s¨oyles¸i,” August 25, 2011. [Online]. Available:
http://www.sendika.org/yazi.php?yazi no=39298
[53] N. Anderson, “Deep packet inspection meets
‘Net neutrality’, CALEA,” 2008. [Online]. Available:
http://arstechnica.com/hardware/news/2007/07/Deep-packetinspection-meets-net-neutrality.ars/4
[54] T. Sırt, “Sanal m¨ufettis¸!” May 16, 2011. [Online]. Available:
http://www.sabah.com.tr/Teknoloji/Blog/2011/05/16/sanal-mufettis
[55] BTM, “DPI deployments (74): Vodafone Turkey uses Optenet
and Allot for web filtering,” June 25, 2011. [Online].
Available: http://broabandtrafficmanagement.blogspot.com/2011/06/dpideployments-74-vodafone-turkey-uses.html
[56] C2Tech, “C2Tech / Technologies / Deep Packet Inspection,” 2011.
[Online]. Available: http://www.ctech.com.tr/technologies/deep-packetinspection
[57] Ozg¨ur Uc¸kan, “‘Deep Packet Inspection’ ve ‘Ulusal Networ ¨ k ˙Izleme
Merkezi’,” September 5-11, 2011.
[58] , “Kandil ˙Internetten de vurulacak,” August 19, 2011. [Online]. Available:
http://www.radikal .com.tr/Radikal.aspx?aType=RadikalDetayV3
&ArticleID=1060531&Date=19.08.2011&CategoryID=77
[59] C. Parsons, “Literature review of deep packet inspection:
Prepared for the new transparency project’s
cyber-surveillance workshop,” p. 2, March 6 2011.
[Online]. Available: http://www.christopher-parsons.com/blog/wpcontent/uploads/2011/04/Parsons-Deep packet inspection.pdf

Cara instalasi NMap dan melakukan DPI menggunakan NMap

NMap merupakan singkatan dari Network Mapper yang berarti pemeta jaringan. NMap adalah suatu utilitas keamanan open-source yang powerfull yang dapat digunakan untuk mengaudit keamanan dan mengeksplorasi jaringan, tetapi dapat juga digunakan untuk komputer yang tidak terhubung dengan jaringan. Nmap didesain untuk melakukan scanning jaringan besar atau kecil dengan menggunakan paket raw IP untuk mengetahui host yang ‘up’ dalam jaringan, service yang dijalankan dan nomor port yang terbuka, dan tipe packet-filter/firewall yang digunakan dan berbagai macam karakteristik lainnya. Nmap dapat digunakan untuk melakukan fingerprinting yang bisa membandingkan dan memberikan estimasi jenis sistem operasi (OS) apa yang digunakan target. Nmap juga mempunyai banyak kelebihan atau Flags yang akan memanipulasi cara Scanning. Nmap kompatibel dengan Linux/BSD Family (*nix) dan Windows.

Instalasi NMap
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
11. Download terlebih dahulu aplikasi NMap (download)
22. Jika sudah mendownload aplikasi NMap buka file download aplikasi NMap.


33. Klik “yes” kemudian Klik “I Agree”


55. Kemudian pilih semua komponen yang akan di install, setelah itu klik “next”
6 6. Pilih tempat penyimpanan aplikasi yang dikehendaki, kemudian klik “Install”
77. Tunggu sampai aplikasi selesai diinstall, lalu klik “next” and “finish”


Melakukan DPI menggunakan NMap
11. Buka aplikasi NMap


Gambar tampilan aplikasi NMap


22. Masukkan alamat web yang akan diidentifikasi, misalkan youtube dan twitter


33. Klik “Scan”, lalu akan kluar NMap outputnya



Output model topology


Pada gambar tampilan diatas (Output model Topology) terlihat bahwa ip pengguna dan ip yang dituju, dimana ip internet yang terpakai pun terlihat.



Sumber :

http://indocyberarmy.blogspot.co.id

Senin, 03 Oktober 2016

Elektronika Komunikasi


Kata “ Jaringan Kompuer” mungkin sudah tidak asing lagi terdengar oleh telinga kita, mengingat hampir setiap hari kita selalu melibatkan jaringn komputer dalam perkerjaan kita. Jaringan komputer merupakan sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui sebuah media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.

Istilah jaringan komputer itu sendiri juga dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari beberapa komputer dua atau lebih yang saling terhubung satu sama lain. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar informasi atau data yang dibawah pengirim (transmitter) dapat sampai ke penerima (receiver) dengan terpat serta akurat.

Pada jaringan komputer yang dikenal saat ini ada beberapa protocol, seperti TCP/IP; SMTP; POP3; IMAP dan sebagainya. Pada artikel ini akan dibahas satu persatu protocol yang ada pada jaringan computer.

1.      TCP/IP
Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) merupakan standar komunikasi data yang digunakan untuk dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer yang lain pada jaringan internet. Tujuan dari TCP/IP adalah untuk membangun suatu koneksi antar jaringan (network), dimana biasa disebut internetwork, atau intenet, yang menyediakan pelayanan komunikasi antar jaringan yang memiliki bentuk fisik yang beragam. Tujuan yang jelas adalah menghubungkan empunya (hosts) pada jaringan yang berbeda, atau mungkin terpisahkan secara geografis pada area yang luas. Untuk dapat berkomunikasi antar 2 jaringan, diperlukan komputer yang terhubung dalam suatu perangkat yang dapat meneruskan suatu paket data dari jaringan yang satu ke jaringan yang lain. Perangkat tersebut disebut Router. Selain itu router juga digunakan sebagai pengarah jalur (routing). Untuk dapat mengidentifikasikan host diperlukan sebuah alamat, disebut alamat IP (IP address). Apabila sebuah host memiliki beberapa perangkat jaringan (interface), seperti router, maka setiap interface harus memiliki sebuah IP address yang unik.

2.       SMTP
Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) merupakan protokol dasar yang bertugas untuk menukarkan email (mail exchange) antar host yang berbasis TCP/IP. Pada protocol SMTP bekerja berdasarkan pengiriman end-to-end, dimana SMTP client akan menghubungi SMTP server untuk segera mengirimkan email. SMTP server melayani pengguna melalui port 25. SMTP pengirim melakukan koneksi 2 arah dengan SMTP penerima. SMTP dapat berupa tujuan akhir atau penerus (mail gateway). SMTP pengirm akan membangkitkan perintah untuk melakukan reply to pada SMTP penerima.

3.      POP3
Post-Office-Protocol version 3 (POP3) berkembang dari protokol sebelumnya yang disebut POP (biasa disebut POP1) dan POP2. Protokol POP3 didesign untuk pengguna dengan jaringan yang sebentar bentar harus dimatikan. Sehingga pengguna dapat menggunakan email tanpa harus terkoneksi secara terus-menerus. Walaupun pada POP3 terdapat pilihan “leave messages on server”, pengguna email biasanya akan mengkoneksikan, mengambil email dan menyimpan pada PC, menghapus email di server dan memutus koneksi. Protokol POP3 didesign untuk pengguna dengan jaringan yang sebentar-bentar harus dimatikan. Sehingga pengguna dapat menggunakan email tanpa harus terkoneksi secara terus-menerus. Walaupun pada POP3 terdapat pilihan “leave messages on server”, pengguna email biasanya akan mengkoneksikan, mengambil email dan menyimpan pada PC, menghapus email di server dan memutus koneksi.
Contoh penggunaan protocol POP3

4.      IMAP
Internet Message Access Protocol (IMAP) adalah protokol yang dapat digunakan oleh pengguna untuk membaca email di suatu server. Pada saat ini protocol IMAP yang digunakan adalah IMAP version 4. IMAP4 dijabarkan pada RFC 3501.
Contoh penggunaan protocol IMAP4

5.      FTP
File Transfer Protocol (FTP) merupakan protokol standar dengan STD nomer 9. Dijelaskan pada RFC 959 – File Transfer Protocol (FTP) dan diupdate dengan RFC 2228 – FTP security extention. Melakukan duplikat file dari komputer yang satu dengan komputer yang lain dengan dapat dilakukan 2 arah. Client dapat mengirim file menuju ke server atau dapat meminta suatu file dari server. Untuk mengakses file di server, pengguna diharuskan untuk mengidentifikasikan dirinya terlebih dahulu. Dan server akan melakukan proses authentikasi untuk pengguna tersebut. FTP menggunakan koneksi berbasis connection-oriented, sehingga dari kedua sisi harus memiliki koneksi TCP/IP. FTP menggunakan TCP sebagai protokol transport. FTP server menerima koneksi pada port 20 dan 21. Diperlukan 2 koneksi, yaitu untuk login dengan menggunakan protokol TELNET, dan yang satunya digunakan untuk transfer file. Pada kedua sisi jaringan, aplikasi FTP dilengkapi dengan protocol interpreter (PI), data transfer process (DTP), dan tampilan antar muka. Sehingga prinsip kerja protokol FTP adalah, user interface melakukan perintah melalui PI dan dilanjutkan ke sisi server. Untuk melakukan transfer file PI memberikan perintah kepada DTP untuk mengirimkan file.
Contoh penggunaan FTP

6.      HTTP
Hyper-Text Transfer Protocol (HTTP) adalah suatu metode yang digunakan untuk transfer suatu informasi melalui world wide web. Didesign untuk memberikan cara untuk mempublikasikan dan mengambil halaman HTML. Pengembangan HTTP dikoordinir oleh World Wide Web Concortium berkolaborasi dengan Internet Engineering Task Force, menghasilkan RFC 2616 yang berisikan tentang HTTP/1.1. HTTP merupakan protokol yang digunakan untuk request/respon antara client dan server. Bentuk dari client adalah web browser, spider atau bentuk lainnya yang direferensi sebagai user agent. Dan tujuan server, dimana menyimpan atau membuat sumber daya seperti file HTML dan file gambar, disebut origin server. Diantara server dan client bisa terdapat penghubung (intermediate) antara lain proxy, gateway atau tunnel. HTTP client memulai requestnya dengan menggunakan TCP sebagai layer transportnya dengan mengakses port 80 pada server. Sumber daya yang diakses melalui HTTP disebut Uniform Resource Identifiers (URI) dengan mengakses suatu Uniform Resource Locators (URL).

7.      HTTPS
Hyper-Text Transfer Protocol Secure (HTTPS) Merupakan protocol versi Hyper-Text Transfer Protocol (HTTP) yang mendukung enkripso SSL. HTTPS merupakan protocol komunikasi dari World Wide Web (WWW).

8.      ICMP
Internet Control Message Protocol (ICMP) ke sumber alamat ip ketika jaringan masalah mencegah pengiriman paket ip.Icmp menciptakan dan mengirimkan pesan kepada sumber alamat ip menunjukkan bahwa pintu gerbang ke internet yang router, layanan atau tuan rumah tidak bisa dihubungi pengiriman paket.Salah satu perangkat jaringan ip memiliki peluang untuk mengirim, menerima atau icmp proses messages.icmp tidak transportasi protokol yang mengirim data antara sistem

9.      UDP
User Datagram Protocol (UDP) merupakan standar protokol dengan STD nomer 6. Spesifikasi UDP dapat dilihat pada RFC 768 – User Datagram Protocol. UDP pada dasarnya adalah interface untuk aplikasi IP. Dimana UDP tidak memiliki fungis reliabilitas data, flow control, dan error-recovery untuk komunikasi IP. UDP memiliki proses seperti multiplexing/demultiplexing untuk mengirimkan datagram, dari port menuju IP datagram. Karena itu UDP juga disebut sebagai connectionless-oriented protocol. UDP datagram memiliki 16 byte.

10.  PPP
Point-to-Point Protocol (PPP) diterangkan di standard protocol nomer 51, dan RFC 1661 dan RFC 1662. PPP memiliki 3 komponen inti, yaitu : 1. Menggunakan enkapsulasi datagram melalui link serial, 2. Link Control Protocol digunakan untuk menyambungkan, menkonfigurasi, dan testing koneksi data link 3. Network Control Protocol digunakan untuk menghubungkan protokol yang berbeda. Phase yang dilakukan untuk membuat koneksi dengan PPP yaitu: Pembentukan link dan negosiasi konfigurasi, Mengukur kualiti dari link, Authentikasi, Negosiasi configurasi protokol layer Network, Pemutusan link. Untuk media yang lainnya PPP menggunakan enkapsulasi melalui PPP. Perangkat yang biasa digunakan pada komunikasi PPP antara lain modem.

11.  LDAP
Lighweight Directory Access Protocol (LDAP) adalah perangkat lunak protokol untuk memungkinkan orang lain untuk menemukan organisasi , individu , dan sumber daya lainnya seperti file dan perangkat di jaringan , apakah kepada masyarakat internet atau di perusahaan intranet .Ldap adalah ' ringan ' ( lebih kecil jumlah kode ) versi direktori akses protokol ( dap ) , yang merupakan bagian dari x.500 , standar untuk direktori pelayanan di jaringan .Ldap lebih ringan karena dalam tahap awal itu tidak termasuk fitur keamanan .Ldap berasal di university of michigan dan telah disahkan oleh setidaknya 40 perusahaan .Netscape mencakup di bagian terakhir mereka komunikator produk .Microsoft termasuk hal itu sebagai bagian dari yang mereka sebut sebagai aktif direktori di sejumlah produk termasuk outlook mengungkapkan .Novell netware layanan direktori interoperates dengan ldap .Cisco juga mendukung yang produk jaringan

12.  TELNET
Telnet merupakan protokol standar dengan STD nomer 8. Dijelaskan pada RFC 854 – TELNET protocol spesification dan RFC 855 – TELNET options Spesifications. TELNET memberikan interface pada suatu program di salah satu host (TELNET client) untuk mengakses sumber daya yang berada pada host yang lainnya (TELNET server) sehingga client akan merasakan melakukan kegiatan seperti pada hostnya sendiri.

13.  SSH
Secure Shell (SSH) Adalah protokol standar yang membentuk jalur yang aman pada komunikasi antar komputer. Fungsinya  :dengan SSH client yang digunakan untuk pengontrolan server secara jarak jauh, dkombinasi SFTP dapat melakukan transfer filed,dengan kombinasi rsync dapat digunakan sebagai mirror, backup, dengan kombinasi SCP digunakan untuk aplikasi rcp dengan kemampuan keamanan data, Penerus Port atau tunneling

14.  SSL
Secure Socket Leyer (SSL) adalah lapisan keamanan untuk melindungi transaksi website user dengan teknologi enkripsi data yang canggih. Fungsinya :meningkatkan kepercayaan pengunjung website untuk melakukan transaksi atau bisnis, mengamankan transaksi yang ada di website dengan enkripsi termasuk data kartu kredit, password, dll.

15.  ARP
Address Resolution Protocol (ARP) digunakan untuk merubah protokol pengalamatan pada layer yang lebih atas (IP Address) menjadi alamat fisik jaringan. Spesifikasi ARP dapat dilihat di RFC 826. Cara kerja protokol ARP yaitu host Y melakukan broadcast dengan mengirimkan pesan ARP Request, apabila host yang dituju berada dalam satu jaringan maka host tersebut akan mengirimkan pesat ARP Reply yang berisikan informasi MAC. Bila host yang dituju berada dalam jaringan yang berbeda maka yang akan mengirimkan ARP Reply adalah Router yang memisahkan jaringan tersebut.

16.  RTP

Real-time Transport Protocol (RTP) didefinisikan sebagai standarisasi paket untuk mengirimkan audio dan video pada jaringan IP. RTP digunakan untuk komunikasi dan system entertain yang termasuk didalamnya streaming media seperti telepon, aplikasi video teleconference dan web yang memiliki fitur berbasis push-to.talk.

sumber :


CISCO

Senin, 30 Maret 2015

Bayi Lahir Tanpa Tali Pusar

Kejadian bayi lahir dengan berat spektakuler sudah biasa, namun bayi yang mempunyai berat 6kg dan panjang 75cm ini lahir tanpa tali pusar. Anak keenam dari pasangan suami-istri Iptu Soemanto (47) dan Hj Aminah (45) itu lahir tepat pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, Senin (17/8),di Pamekasan, Madura.
Menurut pasangan suami-istri warga Kampung Rongkarong, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota Pamekasan, itu mempuyai banyak keanehan, diantaranya :
Lahir tepat pada peringatan Hari Kemerdekaan RI
Bayi tersebut berada di kandungan selama 12 bulan
Proses persalinannya di rumah tanpa bantuan tenaga medis ataupun dokter kandungan

Bayi ini juga mengalami penyusutan berat badan dari semula mempunyai berat 8 kg ke 6 kg berat badan bayi tanpa tali pusar saat lahir ini menyusut 2 kg. Selain lahir tanpa tali pusar, bayi ini juga lahir tanpa adanya darah seperti sudah dimandikan.

Sumber